Perubahan Kebudayaan

Definisi Perubahan Kebudayaan yaitu perubahan yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga terjadi keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan. Menurut ahli sosiologi John Lewis Gilin dan John Philip Gilin yaitu perubahan kebudayaan adalah suatu variasi dari cara-cara hidup yang diterima yang disebabkan oleh perubahan-perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk,ideologi,maupun karena adanya difusi dan penemuan baru dalam masyarakat tersebut. Singkat kata arti dari perubahan kebudayaan adalah perubahan yang terjadi dalam struktur masyarakat.

Perubahan kebudayaan berhubungan dengan perubahan sosial budaya. Perubahan sosial budaya terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya komunikasi, cara dan pola pikir masyarakat, faktor internal lain seperti perubahan jumlah penduduk, penemuan baru, terjadinya konflik atau revolusi dan faktor eksternal seperti bencana alam dan perubahan iklim, peperangan, dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain.

Ada pula beberapa faktor yang menghambat terjadinya perubahan, misalnya kurang intensifnya hubungan komunikasi dengan masyarakat lain, perkembangan IPTEK yang lambat, sifat masyarakat yang sangat tradisional, ada kepentingan-kepentingan yang tertanam dengan kuat dalam masyarakat, prasangka negatif terhadap hal-hal yang baru, rasa takut jika terjadi kegoyahan pada masyarakat bila terjadi perubahan, hambatan ideologis dan pengaruh adat atau kebiasaan. Faktor-faktor yang menghambat dapat tercipta karen kondisi sosial masyarakat yang belu dapat menerima masuknya budaya yang baru. Masyarakat masih menganggap kebudayaan merekalah yang paling tepat.

Dalam beberapa hal masuknya kebudayaan baru dapat membawa sisi positif dan ada pula sisi negatifnya. Salah satu sisi positifnya yaitu masuknya era globalisasi dan modernisasi ke Indonesia. Dampak dari modernisasi sangatlah baik bagi pertumbuhan dan pembangunan Indonesia contoh dalam cabang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan masuknya modernisasi kita dapat lebih maju dalam mengembangkan IPTEK. Selain dari positif ada juga sisi negatif, sisi negatifnya yaitu biasanya kebudayaan bangsa barat yang sering disebut juga “westernisasi” turut hinggap dalam kehidupan rakyat Indonesia. “Westernisasi” dapat berupa gaya hidup yang kebarat-baratan, pergaulan yang bebas tanpa mengingat akan norma-norma sosial yang ada. Inilah tugas dai generasi muda untuk dapat memfilterisasi semua budaya yang masuk. Kebudayaan luar boleh mengubah segala hal yang berhubungan dengan kemajuan bangsa contohnya seperti dalam bidang IPTEK dan komunikasi tetapi bila berhubungan dengan kebobrokan bangsa sebaiknya kita harus menolaknya karena itu dapat menjatuhkan moral dan akhlak bangsa.

Kita sebagai warga negara Indonesia harus dapat siap menerima setiap perubahan yang akan masuk kedalam negara kita tetapi kita juga harus ingat ideologi kita Pancasila jangan sampai memudar ataupun hilang. Kita harus menjaga ideologi bangsa ini. Pancasila merupakan ideologi yang sangat fleksibel ataupun universal jadi kita harus bisa meminimalisir hal-hal buruk yang dapat mengakibatkan kebobrokan bangsa. Sifat-sifat bangsa lain yang dapat membuat bangsa ini menjadi hilang akhlaknya kiranya dapat kita hindari. Sebab perubahan kebudayaan sebenarnya memang tidak dapat dipungkiri dalam setiap negara. Maka dari itu sebaiknya kita dapat memilah-milah apa yang akan masuk ke dalam negara kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s