PENGARUH KEBUDAYAAN TERHADAP PEMBELIAN DAN KONSUMSI

Faktor budaya merupakan suatu yang paling memiliki pengaruh paling luas pada perilaku konsumen. Kebudayaan mempengaruhi perilaku pembelian karena budaya menyerap ke dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan/budaya yang melekat pada diri sesoran pasti akan berpengaruh terhadap minat beli dan barang yang akan dikonsumsi sehari-hari. Contohnya pada masyarakat desa tentunya akan memiliki perbedaan pembelian dan konsumsi terhadap masyarakat kota. Masyarakat desa cenderung melakukan pembelian tidak terlalu konsumtif seperti masyarakat di kota. Hal ini sangat dipengaruhi besar oleh faktor budaya dan kebiasaan masyarakat kota yang memiliki kebutuhan yang banyak sehingga berakibat sifat konsumerisme yang tinggi.

Faktor- Faktor Kebudayaan Terhadap Pembelian dan Konsumsi menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Sedangkan perwujudan kebudayaan yaitu benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, dapat berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

sumber :

seputar-mahasiswa.blogspot.com

http://www.google.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s