Perbedaan Karangan ilmiah, Semi ilmiah dan Non ilmiah

Perbedaan Karangan Ilmiah, Semi Ilmiah dan Non Ilmiah

 Karangan ilmiah

adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Adapun jenis karangan ilmiah yaitu :

1. Makalah

Karya tulis yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data dilapangan yang bersifat empiris-objektif (menurut bahasa, makalah berasal dari bahasa Arab yang berarti karangan).

2. Kertas Kerja

Adalah makalah yang memiliki tingkat analisis lebih serius, biasanya disajikan dalam lokakarya.

3. Skripsi

Adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasar pendapat orang lain.

4. Tesis

Adalah karya tulis ilmiah yang bersifat lebih mendalam daripada skripsi.

5. Disertasi

Adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasar data dan fakta yang sahih dengan analisis yang terinci.

 

Ciri-ciri karangan ilmiah, antara lain:

1. Kejelasan. 

Artinya semua yang dikemukakan tidak samar-samar, pengungkapan maksudnya tepat dan jernih.

2. Kelogisan. 

Artinya keterangan yang dikemukakan masuk akal. 

3. Kelugasan. 

Artinya pembicaraan langsung pada hal yang pokok. 

4. Keobjektifan 

Artinya semua keterangan benar-benar aktual, apa adanya. 

5. Keseksamaan 

Artinya berusaha untuk menghindari diri dari kesalahan atau kehilafan betapapun kecilnya. 6. Kesistematisan 

Artinya semua yang dikemukakan disusun menurut urutan yang memperlihatkan kesinambungan. 

7. Ketuntasan. 

Artinya segi masalah dikupas secara mendalam dan selengkap-lengkapnya

 

Karangan Semi Ilmiah

Adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannyapun dengan bahasa konkret, gaya bahasa formal, dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam suatu tulisan dan penulisannya tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering di masukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis Semi Ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen.

 

Karakteristiknya berada diantara ilmiah. Ciri-ciri karangan Semi Ilmiah antara lain 

  1. Ditulis berdasarkan fakta pribadi
  2. Fakta yang disimpulkan subyektif
  3.  Gaya bahasa formal dan popular
  4. Mementingkan diri penulis
  5. Melebihkan-lebihkan sesuatu
  6. Usulan-usulan bersifat argumentatif, dan
  7. Bersifat persuasif.

 

Karangan Non Ilmiah Non Ilmiah (Fiksi) 

Adalah satu ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan. Kisah rekaan itu dalam praktik penulisannya juga tidak boleh dibuat sembarangan, unsur-unsur seperti penokohan, plot, konflik, klimaks, setting dsb.

Ciri-ciri karangan Non Ilmiah :

  1. Ditulis berdasarkan fakta pribad
  2. Fakta yang disimpulkan subyektif
  3. Gaya bahasa konotatif dan popular
  4.  Tidak memuat hipotesis
  5. Penyajian dibarengi dengan sejarah
  6.  Bersifat imajinatif
  7. Situasi didramatisir, dan
  8. Bersifat persuasif.

Sumber :

http://amatirs.blogspot.com/2010/04/perbedaan-karangan-non-ilmiah-semi.html

wartawarga.gunadarma.ac.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s